1| Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola
2| AYAH itu gelar untuk lelaki yg mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar 'membuat' anak
3| Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi
4| AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja
5| Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yg tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah
6| Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH ?
7| Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari umar bin khattab
AYAH durhaka bukan yg bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yg menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya
9| AYAH ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya
10| AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya
11| Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country
12| Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama ?
13| Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi
14| Banyak anak yg sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya
15| Semangat quran mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya'qub, Imron. Mereka adalah contoh AYAH yg peduli
16| Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata: Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH
17| Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAHnya bukan ibu. Nasab yg merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggungjawaban kelak
18| Rasulullah yg mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAHnya. Tapi nilai-nilai keAYAHan tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya
19| Nabi Ibrahim adalah AYAH yg super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi nabi
20| Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.
21| Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut
22| Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid
23| Harus ada sosok AYAH yg mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yg tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yg berkisah tapi AYAH
24| AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was was atau merasa terancam dengan hardikan
25| Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid
26| Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya
27| AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya
28| Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH 'kepala sekolah' tapi AYAH 'penjaga sekolah'
29| Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya
30| Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak
31| Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika
by : Ust Bendri Jaisyurrahman (@ajobendri)
wanita biasa, yg ingin bahagia | Cuma kumpulan kopi paste, mengikat ilmu, kalo lupa tinggal nyari =)
Selasa, 03 Februari 2015
LOVE YOU.......
Pasangan-mu
Itulah Mengapa Allah Menikahkanmu Dengannya
Mungkin suamimu tak pandai berkata
Apalagi merayu dengan romantisme karya sastra...
Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya...
Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya...
Mungkin suamimu tak pandai berkata..
Tapi heningnya menahan kita banyak bicara..
Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara..
Sehingga keseimbangan suasana rumah tangga lebih terjaga..
Andai saja Allah ciptakan sebaliknya
Mungkin rumahmu bagai arena tarung laga
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Apalagi secantik selebritis di warta berita..
Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara
Yang terpancar dari jiwa yang terjaga...
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya
Yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha...
Namun meskipun besarannya begitu sederhana...
Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa..
Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta..
Yang dihormati dan dipuja bawahannya
Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa..
Ia mampu menjadi imam yg baik bagi keluarga
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang masakannya selezat pujasera...
Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya
Memahat pribadi yang berkarakter mulia.
Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang terkadang masakannya itu-itu saja
Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta
Sehingga pemberianmu tak terhambur percuma
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya...
Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia..
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...
Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat kau melakukan semuanya
Tapi mungkin ia sabar membantumu... meringankan pekerjaan rumah tangga..
Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama..
Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga...
Tapi mungkin ia sangat keras bekerja
Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya...
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin banyak para gadis menanti dipinang nya
Jika suamimu terlalu sempurna...
Aaa.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...
Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata...
Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika...
Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta
Terlahir dari rahimnya karena genetika...
Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja..
Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama..
Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama...
Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna..
Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga
Aaa..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Percayalah......
Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara
Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya..
Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya...
Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya...
Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia...
Adalah hakmu jika engkau berharap khadijahmu menjadi lebih sempurna...
Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi muhammad baginya...
(copas status nasehat)
Itulah Mengapa Allah Menikahkanmu Dengannya
Mungkin suamimu tak pandai berkata
Apalagi merayu dengan romantisme karya sastra...
Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya...
Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya...
Mungkin suamimu tak pandai berkata..
Tapi heningnya menahan kita banyak bicara..
Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara..
Sehingga keseimbangan suasana rumah tangga lebih terjaga..
Andai saja Allah ciptakan sebaliknya
Mungkin rumahmu bagai arena tarung laga
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Apalagi secantik selebritis di warta berita..
Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara
Yang terpancar dari jiwa yang terjaga...
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya
Yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha...
Namun meskipun besarannya begitu sederhana...
Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa..
Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta..
Yang dihormati dan dipuja bawahannya
Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa..
Ia mampu menjadi imam yg baik bagi keluarga
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang masakannya selezat pujasera...
Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya
Memahat pribadi yang berkarakter mulia.
Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang terkadang masakannya itu-itu saja
Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta
Sehingga pemberianmu tak terhambur percuma
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya...
Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia..
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...
Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat kau melakukan semuanya
Tapi mungkin ia sabar membantumu... meringankan pekerjaan rumah tangga..
Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama..
Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga...
Tapi mungkin ia sangat keras bekerja
Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya...
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin banyak para gadis menanti dipinang nya
Jika suamimu terlalu sempurna...
Aaa.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...
Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata...
Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika...
Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta
Terlahir dari rahimnya karena genetika...
Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja..
Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama..
Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama...
Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna..
Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga
Aaa..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya
Percayalah......
Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara
Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya..
Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya...
Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya...
Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia...
Adalah hakmu jika engkau berharap khadijahmu menjadi lebih sempurna...
Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi muhammad baginya...
(copas status nasehat)
Naufal Naveed & Planet
naveed lagi tergila-gila sama planet.
Setelah didonlotin solar system, perbandingan ukuran planet. posisi matahari bumi bulan.
Mewarnainya juga minta planet terus.
Sampe tahap kesimpulan dia
Harusnya pesawat diem aja d atas bumi. Biar bumi yg berputar, begitu sampe di jawa, pesawatnya turun :v
Setelah didonlotin solar system, perbandingan ukuran planet. posisi matahari bumi bulan.
Mewarnainya juga minta planet terus.
Sampe tahap kesimpulan dia
Harusnya pesawat diem aja d atas bumi. Biar bumi yg berputar, begitu sampe di jawa, pesawatnya turun :v
ini lembar mewarnai si naveed & naufal
tinggal googling dengan keyword solar system atau planet
ditempelin di pintu & lemari
ditempelin di pintu & lemari
ini youtube yang di donlodin
perbandingan ukuran planet & matahari
https://www.youtube.com/watch?v=B4dK_083LrA
perbandingan ukuran planet & matahari
https://www.youtube.com/watch?v=B4dK_083LrA
lagu tentang solar system
posisi matahari, bumi, bulan
https://www.youtube.com/watch?v=ToQ3k-jBIbk
https://www.youtube.com/watch?v=ToQ3k-jBIbk
Rabu, 28 Januari 2015
CEK HALAL
CEK HALAL bisa disini ya
http://produk.halal.or.id/
http://produk.halal.or.id/
Rabu, 21 Januari 2015
WARNA
Colors list
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_colors:_A%E2%80%93F
Colors that go with
http://www.colorcombos.com/combolibrary.html
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_colors:_A%E2%80%93F
Colors that go with
http://www.colorcombos.com/combolibrary.html
Sabtu, 17 Januari 2015
CEK KOSMETIK
cek ingredients kosmetik
http://cosdna.com/eng/
cek POM kosmetik
http://www.pom.go.id/new/
review kosmetik (join member dulu)
http://forum.femaledaily.com/home.php?utm_source=new-forum&utm_medium=forum-home&utm_campaign=nav-forum
http://cosdna.com/eng/
cek POM kosmetik
http://www.pom.go.id/new/
review kosmetik (join member dulu)
http://forum.femaledaily.com/home.php?utm_source=new-forum&utm_medium=forum-home&utm_campaign=nav-forum
Selasa, 13 Januari 2015
QUOTE
Enny Tjokro
Ketika melihat sendiri tidak sanggup memanjakan kalian dengan :
gadget serba mahal
mobil keren bergaya
memberikan kalian baju bagus
uang berlimpah
makanan serba enak mahal
les tuition serba mahal
seperti halnya orang tua lainnya..
selaku orang tua terkadang terbersit rasa sedih..
karena tidak sanggup memberikan fasilitas untuk anak tumbuh gembira seperti mereka
karena kalian kadang harus :
berhemat dan mengatur keuangan agar cukup uang jajan kalian kenyang makan siang di sekolah selama sebulan
bekerja part time demi menambah uang saku
berjualan kecil-kecilan untuk bisa makan enak dan senang-senang sekali sekala
naik angkutan umum berpanas dan hujan
tidak bisa tampil modis dan gaya
tapi saat ini ada hati seorang yang bernama ibu yang bahagia
melihat kalian meniti karir di saat yang lain masih menadahkan tangan pada orang tuanya untuk sekedar makan dan jajan
merancang masa depan kalian dengan investasi dan KPR di saat yang lain sedang sibuk kecanduan game online
menemani ibunda kalian dengan telaten di saat yang lain happy dengan teman sebayanya
hati seorang ibu yang bahagia dan tahu dia tidak salah mendidik. Walau tidak sanggup memberikan materi berlebihan tapi cinta dan doanya tidak pernah putus dalam diam
Laut yang tenang tidak akan menciptakan nahkoda yang tangguh
Doa dan cinta seorang ibunda selalu mengiringi setiap langkah anak-anaknya sampai kapanpun.
FROM A VERY PROUD MOTHER
Ketika melihat sendiri tidak sanggup memanjakan kalian dengan :
gadget serba mahal
mobil keren bergaya
memberikan kalian baju bagus
uang berlimpah
makanan serba enak mahal
les tuition serba mahal
seperti halnya orang tua lainnya..
selaku orang tua terkadang terbersit rasa sedih..
karena tidak sanggup memberikan fasilitas untuk anak tumbuh gembira seperti mereka
karena kalian kadang harus :
berhemat dan mengatur keuangan agar cukup uang jajan kalian kenyang makan siang di sekolah selama sebulan
bekerja part time demi menambah uang saku
berjualan kecil-kecilan untuk bisa makan enak dan senang-senang sekali sekala
naik angkutan umum berpanas dan hujan
tidak bisa tampil modis dan gaya
tapi saat ini ada hati seorang yang bernama ibu yang bahagia
melihat kalian meniti karir di saat yang lain masih menadahkan tangan pada orang tuanya untuk sekedar makan dan jajan
merancang masa depan kalian dengan investasi dan KPR di saat yang lain sedang sibuk kecanduan game online
menemani ibunda kalian dengan telaten di saat yang lain happy dengan teman sebayanya
hati seorang ibu yang bahagia dan tahu dia tidak salah mendidik. Walau tidak sanggup memberikan materi berlebihan tapi cinta dan doanya tidak pernah putus dalam diam
Laut yang tenang tidak akan menciptakan nahkoda yang tangguh
Doa dan cinta seorang ibunda selalu mengiringi setiap langkah anak-anaknya sampai kapanpun.
FROM A VERY PROUD MOTHER
Minggu, 11 Januari 2015
Rabu, 17 Desember 2014
PARENTING
Hasil Pelatihan Pengasuhan Anak & Remaja bersama abah Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari di Berlin, 1 november 2014
Oleh : Sari Banon
-Bertengkar bagi nak anak adalah penting untuk persiapan masa depan nya
-Anak harus diajarkan menyelesaikan masalah sendiri, jika semua masalah disdlesaikan oleh orang tua, nanti anak akan kesulitan menyelesaikan konflik ketika dewasa
-Aturan inti soal meminta izin / meminta barang: setiap anak wajib meminta izin kepada semua orang, berlaku juga kakak kepada adik / orang tua kepada anak. Contoh-> Jika adik mengambil makanan kakak, padahal kakak tidak mengizinkan tidak diperbolehkan, maka WAJIB untuk adik mengembalikan makanan nya
-Penyebab kriminalitas semakin menjamur di indonesia karena tayangan tentang kriminalitas selalu dipertontonkan setiap saat
-4 bentuk sukses secara kasat mata 1. Harta 2. Tahta 3. Kata (dalam artian setiap perkataan nya didengar semua orang) 4. Cinta (dicintai semua orang)
-Ayah adalah kunci kesuksesan anak, jika diibaratkan ibu adalah madrasah/sekolah, maka ayah adalah kepala sekolah nya
-50-80% potensi hidup manusia berkembang ketika usia kurang dari 7 tahun
-Hukum bermain bagi anak pada rentang usia 0-7 tahun adalah WAJIB. Tidak diperbolehkan mengharuskan anak belajar membaca dll pada usia ini, termasuk belajar mengaji (kecuali menghapal Al-quran). Bebaskan anak bermain sepuasnya, asal mengikuti 3 aturan: 1. Tidak membahayakan dirinya sendiri 2. Tidak merugikan orang lain 3. Tidak melanggar hukum agama & negara. Jika aturan di atas dilanggar, maka wajib tegas kepada anak dengan memberikan sanksi yang jelas & tidak plin plan.
-Ketika dewasa, Keuntungan anak yang sering bermain, terutama bermain di luar bersama teman teman nya: 1. Mempunyai skill komunikasi yang baik 2. Dapat bekerja sama dengan orang lain
-Anak yang kurang bermain akan mempunyai tutur kata yang menyakitkan & sulit diatur ketika dewasa
-Anak harus dibiasakan curhat dengan orang tua, supaya nanti ketika dewasa dapat bertahan di lingkungan yang buruk
-Pria 2 kali lebih rentan melakukan bunuh diri, karena anak laki laki identik harus bisa memendam perasaan
-Anak yang sudah akil baligh, sudah waktunya mapan tapi masih merepotkan orang tua (bahasa kasar nya (maaf), cuma jadi benalu), diwajibkan untuk hijrah ke tempat lain demi keselamatan diri nya sendiri & menghilangkan ketergantungan dengan orang tua
-Penyebab anak mengecewakan orang tua: karena ketika kecil mereka sering dikecewakan oleh orang tua mereka
-4 teori perilaku anak 1. Teori dosa asal (dosa nabi adam)-> setiap anak ketika lahir sudah membawa dosa (negatif) 2. Teori behaviorisme-> setiap anak yang lahir tidak membawa apa apa (kosong/netral) 3. Teori psikoanalisa-> setiap anak lahir dengan membawa kecenderungan menjadi pribadi yang negatif atau positif, tergantung alam bawah sadar mereka (positif atau negatif, tergantung keadaan) 4. Teori fitrah-> setiap anak lahir dalam keadaan fitrah & menyukai kebaikan (positif)
-Penyebab anak tidak patuh kepada orang tua: ketika kecil semua kemauan nya selalu dituruti & tidak ada nya batasan tegas soal permintaan anak
-Anak yang rasa penasaran nya dijaga semenjak kecil (semua pertanyaan nya dijawab, kalaupun orang tua belum tahu jawab nya sebaiknya orang tua bilang akan berusaha mencari jawaban nya) akan mempunyai keyakinan yang kuat, semisal dalam hal keyakinan beragama
-Dosa berbohong kepada anak, dosa nya sama dengan berbohong kepada orang dewasa
-Trik tegas kepada anak ketika anak merengek rengek di tempat umum: tinggalkan & jangan lihat mata nya
-Manusia disunnahkan berbicara, karena anak yang selalu diam lebih rentan menjadi anak yang bermasalah dibandingkan anak yang suka bicara
-Jenis curhat dilihat dari umur anak 1. 0-7 tahun: minimal 30 menit sehari & setiap hari. Bisa dengan cara bercerita, bermain diluar dll 2. >7 tahun: luangkan minimal 3 jam (setelah belajar) per minggu untuk mendengar semua keluhan anak, tetapi harus bersifat privasi (tidak dengan kakak adik nya, bahkan hanya dengan ayah / ibu). Bisa dilakukan sambil bermain berdua
-Salah satu penyebab utama anak tidak dekat dengan orang tua: orang tua secara tidak sadar telah menjatuhkan harga diri anak melalui nasehat2 yang over dosis & tidak pada waktunya. Hal ini menyebabkan anak tertekan & tidak mau berlama lama dengan orang tua nya
-Besar intervensi orang tua kepada anak menurut umur: 1. >18 tahun = 10% 2. 15-18 tahun = 40% 3. >12 tahun = 60% 4. 0-12 tahun = 100% Ini berarti, orang tua hanya punya kesempatan selama 12 tahun untuk bisa bersama anak
-Penyebab anak terpengaruh teman: 1. Orang tua menyampaikan nasehat dengan cara yang salah 2. Anak dinasehati ketika dia terkena masalah tanpa didengar dulu curhatan nya 3. Orang tua terlalu sibuk dengan urusan nya sendiri
-Anak yang diam ketika dinasehati setelah melakukan kesalahan hanyalah bentuk penyelamatan diri
-Pola asuh anak tidak cukup dengan teladan, teladan hanya berpengaruh 20% sisa nya dengan pendekatan2
-Pendidikan pesantren bagi anak: 1. Umur SMA : ideal 2. Umur SMP : bagus 3. Umur SD atau bahkan TK : sangat tidak disarankan
-Unsur disiplin adalah ketegasan dalam membuat aturan, bukan ditekankan pada kekerasan dalam bertindak
-Kekerasan orang tua pada anak bersumber dari terlalu banyak kata kata yang keluar untuk anak, ditambah dengan masalah yang ada sebelumnya
-Cara menerapkan anak tata krama (seperti meminta maaf, meminta izin) adalah dengan diulang ulang & diberi sanksi jika ada pelanggaran
Oleh : Sari Banon
-Bertengkar bagi nak anak adalah penting untuk persiapan masa depan nya
-Anak harus diajarkan menyelesaikan masalah sendiri, jika semua masalah disdlesaikan oleh orang tua, nanti anak akan kesulitan menyelesaikan konflik ketika dewasa
-Aturan inti soal meminta izin / meminta barang: setiap anak wajib meminta izin kepada semua orang, berlaku juga kakak kepada adik / orang tua kepada anak. Contoh-> Jika adik mengambil makanan kakak, padahal kakak tidak mengizinkan tidak diperbolehkan, maka WAJIB untuk adik mengembalikan makanan nya
-Penyebab kriminalitas semakin menjamur di indonesia karena tayangan tentang kriminalitas selalu dipertontonkan setiap saat
-4 bentuk sukses secara kasat mata 1. Harta 2. Tahta 3. Kata (dalam artian setiap perkataan nya didengar semua orang) 4. Cinta (dicintai semua orang)
-Ayah adalah kunci kesuksesan anak, jika diibaratkan ibu adalah madrasah/sekolah, maka ayah adalah kepala sekolah nya
-50-80% potensi hidup manusia berkembang ketika usia kurang dari 7 tahun
-Hukum bermain bagi anak pada rentang usia 0-7 tahun adalah WAJIB. Tidak diperbolehkan mengharuskan anak belajar membaca dll pada usia ini, termasuk belajar mengaji (kecuali menghapal Al-quran). Bebaskan anak bermain sepuasnya, asal mengikuti 3 aturan: 1. Tidak membahayakan dirinya sendiri 2. Tidak merugikan orang lain 3. Tidak melanggar hukum agama & negara. Jika aturan di atas dilanggar, maka wajib tegas kepada anak dengan memberikan sanksi yang jelas & tidak plin plan.
-Ketika dewasa, Keuntungan anak yang sering bermain, terutama bermain di luar bersama teman teman nya: 1. Mempunyai skill komunikasi yang baik 2. Dapat bekerja sama dengan orang lain
-Anak yang kurang bermain akan mempunyai tutur kata yang menyakitkan & sulit diatur ketika dewasa
-Anak harus dibiasakan curhat dengan orang tua, supaya nanti ketika dewasa dapat bertahan di lingkungan yang buruk
-Pria 2 kali lebih rentan melakukan bunuh diri, karena anak laki laki identik harus bisa memendam perasaan
-Anak yang sudah akil baligh, sudah waktunya mapan tapi masih merepotkan orang tua (bahasa kasar nya (maaf), cuma jadi benalu), diwajibkan untuk hijrah ke tempat lain demi keselamatan diri nya sendiri & menghilangkan ketergantungan dengan orang tua
-Penyebab anak mengecewakan orang tua: karena ketika kecil mereka sering dikecewakan oleh orang tua mereka
-4 teori perilaku anak 1. Teori dosa asal (dosa nabi adam)-> setiap anak ketika lahir sudah membawa dosa (negatif) 2. Teori behaviorisme-> setiap anak yang lahir tidak membawa apa apa (kosong/netral) 3. Teori psikoanalisa-> setiap anak lahir dengan membawa kecenderungan menjadi pribadi yang negatif atau positif, tergantung alam bawah sadar mereka (positif atau negatif, tergantung keadaan) 4. Teori fitrah-> setiap anak lahir dalam keadaan fitrah & menyukai kebaikan (positif)
-Penyebab anak tidak patuh kepada orang tua: ketika kecil semua kemauan nya selalu dituruti & tidak ada nya batasan tegas soal permintaan anak
-Anak yang rasa penasaran nya dijaga semenjak kecil (semua pertanyaan nya dijawab, kalaupun orang tua belum tahu jawab nya sebaiknya orang tua bilang akan berusaha mencari jawaban nya) akan mempunyai keyakinan yang kuat, semisal dalam hal keyakinan beragama
-Dosa berbohong kepada anak, dosa nya sama dengan berbohong kepada orang dewasa
-Trik tegas kepada anak ketika anak merengek rengek di tempat umum: tinggalkan & jangan lihat mata nya
-Manusia disunnahkan berbicara, karena anak yang selalu diam lebih rentan menjadi anak yang bermasalah dibandingkan anak yang suka bicara
-Jenis curhat dilihat dari umur anak 1. 0-7 tahun: minimal 30 menit sehari & setiap hari. Bisa dengan cara bercerita, bermain diluar dll 2. >7 tahun: luangkan minimal 3 jam (setelah belajar) per minggu untuk mendengar semua keluhan anak, tetapi harus bersifat privasi (tidak dengan kakak adik nya, bahkan hanya dengan ayah / ibu). Bisa dilakukan sambil bermain berdua
-Salah satu penyebab utama anak tidak dekat dengan orang tua: orang tua secara tidak sadar telah menjatuhkan harga diri anak melalui nasehat2 yang over dosis & tidak pada waktunya. Hal ini menyebabkan anak tertekan & tidak mau berlama lama dengan orang tua nya
-Besar intervensi orang tua kepada anak menurut umur: 1. >18 tahun = 10% 2. 15-18 tahun = 40% 3. >12 tahun = 60% 4. 0-12 tahun = 100% Ini berarti, orang tua hanya punya kesempatan selama 12 tahun untuk bisa bersama anak
-Penyebab anak terpengaruh teman: 1. Orang tua menyampaikan nasehat dengan cara yang salah 2. Anak dinasehati ketika dia terkena masalah tanpa didengar dulu curhatan nya 3. Orang tua terlalu sibuk dengan urusan nya sendiri
-Anak yang diam ketika dinasehati setelah melakukan kesalahan hanyalah bentuk penyelamatan diri
-Pola asuh anak tidak cukup dengan teladan, teladan hanya berpengaruh 20% sisa nya dengan pendekatan2
-Pendidikan pesantren bagi anak: 1. Umur SMA : ideal 2. Umur SMP : bagus 3. Umur SD atau bahkan TK : sangat tidak disarankan
-Unsur disiplin adalah ketegasan dalam membuat aturan, bukan ditekankan pada kekerasan dalam bertindak
-Kekerasan orang tua pada anak bersumber dari terlalu banyak kata kata yang keluar untuk anak, ditambah dengan masalah yang ada sebelumnya
-Cara menerapkan anak tata krama (seperti meminta maaf, meminta izin) adalah dengan diulang ulang & diberi sanksi jika ada pelanggaran
Senin, 01 Desember 2014
PENGINGAT
01. sekedar berbagi nikmat yang dikaruniakan Allah | sekaligus menguatkan Mukmin yang menikah betul-betul karena Allah
02. jangan pikir nikah itu mudah, dan jangan pikir semua indah | justru sesudah nikah sebaliknya malah, harus lebih sabar dan istiqamah
03. tapi tentu juga nggak sesulit yang dikatakan | yang jelas perlu ilmu dan keikhlasan
04. saya jadi Muslim tahun 2002 dan baru 2006 menikah | jadi 4 tahun ditempa dan bersabar sebelum menikah
05. selama 4 tahun itulah saya halqah, dakwah, dan dibebani amanah | belajar jadi pemimpin di organisasi, bersiap untuk hari depan
06. niat saya menikah di tahun 2002 setelah Muslim kandas | karena kedua orangtua merasa saya belum pantas
07. maka dari 2002 itulah saya serius menyiapkan diri bukan hanya untuk menikah | memburu ilmu menjadi seorang imam, suami dan ayah
08. semua buku keteladanan Rasul sebagai suami saya lahap | juga belajar dari senior dakwah yang sudah menikah dan jadi teladan
09. terimakasih kepada @mfatihkarim @epitaufik dua ustadz terbaik | 2006 saya merasa sudah siap dan sanggup memimpin belahan hati
10. alhamdulillah tidak terlalu sulit mencari pasangan hidup | dakwah menghantarkan saya berjumpa @ummualila
11. dengan uang 1,5 juta di tangan berikut 5 juta hibah papi-mami | majulah saya ke jenjang pernikahan yang sudah dinanti
12. setelah menikah hasilnya luar biasa, tak terduga | 1,5 juta hanya cukup sampai 2 bulan saja
13. bulan ke-3 saya dan @ummualila gelandangan tunakarya | biasanya cari kerja begitu mudah, Allah uji saya apply kerja kemana-mana ditolak
14. sampai-sampai @ummualila yang sudah biasa jadi guru les privat | terpaksa saya terjunkan lagi untuk apply bantu cari duit
15. walhasil, @ummualila yang sudah 4 tahun berpengalaman jadi guru privat | juga ditolak ketika apply di 2 perusahaan, behh... rasanya..
16. "ini ujian Allah", saya sampaikan pada @ummualila | sementara tagihan-tagihan bulanan terus berdatangan tak peduli
17. pagi pergi bawa map apply kerja sampai sore | pulang @ummualila menanti dan kita tetep kere
18. akhirnya pas 3.5 bulan setelah nikah menjelang lebaran | Allah memberikan jua yang dinanti-nanti, penghasilan!
19. nggak tanggung-tanggung, saya jadi pedagang emas | waktu itu oktober 2006, dan emas yang saya jual emas kawin @ummualila
20. saya inget betul, emas kawin berupa gelang dan beberapa cincin | laku 2.3 juta kita jual di Toko Emas "Cong", Gabus, Pati Jawa Tengah
21. kita jalani lagi hidup dari hasil jualan emas kawin | namun justru @ummualila bertambah menawan
22. jujur saya malu jadi suaminya @ummualila saat itu | nggak mampu menafkahi lahir dengan mencukupi
23. tapi @ummualila selalu menguatkan komitmen nikahnya | "ummi akan selalu mendukung dan menurut pada abi"
24. tentu sebagai suami saya tidak berdiam diri | segala koneksi dihubungi, cara dicoba, namun Allah rupanya masih kehendak menguji
25. ditengah-tengah semua itu saya mendapatkan kabar gembira | @ummualila hamil! masyaAllah saktinya saya
26. "sungguh bersama kesulitan ada kemudahan" | terngiang-ngiang ayat Allah, terasa begitu istimewa berbarengan kabar itu
27. "aku akan jadi seorang abi!" | senyum @ummualila melengkapi kegirangan berita yang dinanti
28. kita periksakan kehamilannya setiap minggu | walau uang untuk makan saja tak cukup seminggu
29. ketika pemeriksaan yang kedua | dokter berkata "ehm.. (something wrong nih), pak, bu, saya menemukan keanehan pada kehamilan"
30. "kehamilan ibu disinyalir "blighted ovum" | langsung lemes saya, nggk perlu tau artinya saya langsung lemes
31. "janinnya hampir 2 bulan pak, tapi nggak bertumbuh dan nggak ada detak jantung" | kali ini saya bener-bener lemes
32. kita cari 3 dokter kehamilan untuk second dan third opinion, semua sama | bayi yang ada di perut @ummualila sudah tak bernyawa
33. sepulang dari 3 dokter dan beberapa kali pemeriksaan medis | @ummualila kontan menangis agar bisa terima realita
34. anaknya harus dikuret, perlu uang 3 juta lagi | pertanyaannya dari mana? tabungan nggak ada? kerjaan nggak punya?
35. masyaAllah ternyata turunnya bantuan sekali lagi lewat papi-mami | kita dikasi pinjeman lunak (nggak tau sampe kapan bayarnya) 3 juta
36. kebayang nggak malunya lelaki? sudah nikah masih merepotkan orangtua? | rasanya nggak ada harganya, bener-bener hina
37. kita istighfar kepada Allah, taubat atas dosa | dan berpikir "ya Allah apakah aku sudah sebegitu takwanya sampai ujian seberat ini?"
38. tapi kita memahami setiap ujian tentu Allah sesuaikandengan hamba-Nya | begitulah cara Allah mendidik dan memuliakan kita
39. sepulang @ummualila dikuret, kita jatuh bangkrut lagi | apalagi yang mau dijual? masak mas kawin cincin juga mau dijual?
40. saya lupa ceritakan, saat nikah @ummualila punya motor honda impressa | dia beli second dengan harga 6 juta
41. motor itulah yang juga saya jual | honda impressa bobrok tapi motor dakwah | sudah ratusan kilo mengantar saya dakwah
42. honda impressa tahun 2000 | laku 3 juta saja sudah ok pic.twitter.com/rkPOQylb9e
43. "apakah manusia mengira mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS 29:2)
44. sering saya dan @ummualila mengais-ngais laci mencari keping-keping 500 | melengkapi lembar ribuan lusuh buat ditukar nasi padang
45. anak nggak jadi punya, penghasilan nggak ada | sedih sih iya tapi nggak sempet depresi, kita masih inget Allah
46. halqah terus dilanjut setiap minggunya | darimana uang bensin? | alhamdulillah saat itu saya dibayar 50.000/bulan mengajar kajian kitab
47. lebih dari 1.5 tahun setiap halqah | ketika ditanya musyrif (ustadz) "mana iuran untuk dakwah?" | saya jawab "afwan belum ada tadz"
48. bahkan tahun 2007 saya dapat jatah zakat | "lix, ini saya ada uang 400 ribu buat antum, semoga manfaat" | terdiam saya
49. terdiam bukan apa tapi mikir | mau nerima malu nggak nerima perlu | akhirnya saya jawab "jazakallah, Allah balas yang lebih baik"
50. dari situ saya mengetahui Allah memang Maha Memberi Rezeki | dan kebanyakan lewat tangan orang lain yang jarang kita syukuri
51. adakalanya saya berpikir "bener nggak jalan yang sudah saya pilih? jalan dakwah?" | apalagi saat ketemu sanak saudara yang udah kaya
52. ada yang sudah jadi kepala cabang, ada yang sudah jadi manager | sementara Felix? yang masuk Islam itu? gelandangan!
53. "terlalu idealis sih!" "kamu aneh sih, asuransi nggak mau, bunga nggak mau" | liat mereka sudah mapan semua, minder rasanya
54. bertemu dengan para ustadz kembali diingatkan | "terus kalau udah punya semua mau apa? inget lix, bedain mana sarana mana tujuan!"
55. sampai suatu hari saya masih inget juga | ada anak baru pindahan dari bogor ke JKT | saya ajak nemenin saya ngisi di senen
56. di boncengan motor belakang saya dia bilang | "mas, terus kalo mas nggak kerja dan dakwah mulu, keluarga makannya gimana?"
57. saya berusaha tenang, "bukannya nggak mau kerja mas, mungkin Allah belum kasih (dalam hati saya mengingat semua penolakan kerja)"
58. "tapi yakin deh, Allah pasti kasih jalan" | saya menutup diskusi itu, getir
59. sore itu dia menemani saya | jadi MC di acara kajian salah satu STIE di senen | waktu itu materinya "The Way To Belief"
60. sepulang kajian, direktur operasionalnya menemui saya | "ustadz Felix mau ngajar disini?"
61. kayak disiram air, dihati bersorak, alhamdulillah! | "bisa pak, insyaAllah bisa" | "ustadz Felix bisa ngajar apa?" | "apa aja pak!"
62. "ngajar Matematika Dasar bisa pak?" | "insyaAllah pak, kapan mulainya?" | "besok interview ya pak!" | ya Allah, secercah harapan
63. sepulangnya saya mampir di kramat kwitang, buku second murah | beli "Matematika Dasar" seharga 25.000 | saya pelajar ulangi
64. kelak modal 25.000 itulah saya jadi dosen favorit Matematika Dasar | dan mengantongi 2 juta honor pertama saya bulan depannya
65. Allah selalu kasih jalan selama Dia masih izinkan kita hidup | kalau sudah nggak dikasi berarti Allah pengen ketemu kita simpel kan
66. singkat cerita, waktu demi waktu kehidupan semakin membaik | ada jalan selama ada sabar, dan usaha terbaik
67. menikah pasti banyak halangan dan hambatan | karenanya ilmu agama wajib jadi bekal kedepan
68. penuhi kewajiban kepada Allah | juga penuhi hukum sebab-akibat di dunia
69. lelaki yang memahami agama | tentu nggak akan lemah terhadap dunia
70. uang bisa dicari bila ada ilmunya | ketidakpastian di masa depan pernikahan jadi ringan karena paham agama
71. dengan ilmu ujian jadi pelajaran | dengan ilmu kesulitan jadi penguat keimanan
72. singkat cerita (karena sudah mau isya) | harini 25/04/2013 | berlalu sudah 5 tahun semenjak saya jual motor istri saya
73. alhamdulillah hari ini saya bisa mengganti motor @ummualila | tunai tanpa leasing | ganti motor yang terjual karena lemahnya saya
74. hari ini bukan motor yang jadi cerita | tapi ucapan terimakasih atas segenap cinta
75. terimakasih @ummualila atas kesabaran dan penerimaan | atas kesempatan boleh memimpinmu dalam jalan kehidupan
76. demikian Allah beri ganti 4 anak atas 1 yang diambil | 3 di foto 1 di kandungan | dan kenikmatan tiada tara
sumber :
https://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw/photos/a.444868486350.234966.68040156350/10151581704451351/?type=1&theater
02. jangan pikir nikah itu mudah, dan jangan pikir semua indah | justru sesudah nikah sebaliknya malah, harus lebih sabar dan istiqamah
03. tapi tentu juga nggak sesulit yang dikatakan | yang jelas perlu ilmu dan keikhlasan
04. saya jadi Muslim tahun 2002 dan baru 2006 menikah | jadi 4 tahun ditempa dan bersabar sebelum menikah
05. selama 4 tahun itulah saya halqah, dakwah, dan dibebani amanah | belajar jadi pemimpin di organisasi, bersiap untuk hari depan
06. niat saya menikah di tahun 2002 setelah Muslim kandas | karena kedua orangtua merasa saya belum pantas
07. maka dari 2002 itulah saya serius menyiapkan diri bukan hanya untuk menikah | memburu ilmu menjadi seorang imam, suami dan ayah
08. semua buku keteladanan Rasul sebagai suami saya lahap | juga belajar dari senior dakwah yang sudah menikah dan jadi teladan
09. terimakasih kepada @mfatihkarim @epitaufik dua ustadz terbaik | 2006 saya merasa sudah siap dan sanggup memimpin belahan hati
10. alhamdulillah tidak terlalu sulit mencari pasangan hidup | dakwah menghantarkan saya berjumpa @ummualila
11. dengan uang 1,5 juta di tangan berikut 5 juta hibah papi-mami | majulah saya ke jenjang pernikahan yang sudah dinanti
12. setelah menikah hasilnya luar biasa, tak terduga | 1,5 juta hanya cukup sampai 2 bulan saja
13. bulan ke-3 saya dan @ummualila gelandangan tunakarya | biasanya cari kerja begitu mudah, Allah uji saya apply kerja kemana-mana ditolak
14. sampai-sampai @ummualila yang sudah biasa jadi guru les privat | terpaksa saya terjunkan lagi untuk apply bantu cari duit
15. walhasil, @ummualila yang sudah 4 tahun berpengalaman jadi guru privat | juga ditolak ketika apply di 2 perusahaan, behh... rasanya..
16. "ini ujian Allah", saya sampaikan pada @ummualila | sementara tagihan-tagihan bulanan terus berdatangan tak peduli
17. pagi pergi bawa map apply kerja sampai sore | pulang @ummualila menanti dan kita tetep kere
18. akhirnya pas 3.5 bulan setelah nikah menjelang lebaran | Allah memberikan jua yang dinanti-nanti, penghasilan!
19. nggak tanggung-tanggung, saya jadi pedagang emas | waktu itu oktober 2006, dan emas yang saya jual emas kawin @ummualila
20. saya inget betul, emas kawin berupa gelang dan beberapa cincin | laku 2.3 juta kita jual di Toko Emas "Cong", Gabus, Pati Jawa Tengah
21. kita jalani lagi hidup dari hasil jualan emas kawin | namun justru @ummualila bertambah menawan
22. jujur saya malu jadi suaminya @ummualila saat itu | nggak mampu menafkahi lahir dengan mencukupi
23. tapi @ummualila selalu menguatkan komitmen nikahnya | "ummi akan selalu mendukung dan menurut pada abi"
24. tentu sebagai suami saya tidak berdiam diri | segala koneksi dihubungi, cara dicoba, namun Allah rupanya masih kehendak menguji
25. ditengah-tengah semua itu saya mendapatkan kabar gembira | @ummualila hamil! masyaAllah saktinya saya
26. "sungguh bersama kesulitan ada kemudahan" | terngiang-ngiang ayat Allah, terasa begitu istimewa berbarengan kabar itu
27. "aku akan jadi seorang abi!" | senyum @ummualila melengkapi kegirangan berita yang dinanti
28. kita periksakan kehamilannya setiap minggu | walau uang untuk makan saja tak cukup seminggu
29. ketika pemeriksaan yang kedua | dokter berkata "ehm.. (something wrong nih), pak, bu, saya menemukan keanehan pada kehamilan"
30. "kehamilan ibu disinyalir "blighted ovum" | langsung lemes saya, nggk perlu tau artinya saya langsung lemes
31. "janinnya hampir 2 bulan pak, tapi nggak bertumbuh dan nggak ada detak jantung" | kali ini saya bener-bener lemes
32. kita cari 3 dokter kehamilan untuk second dan third opinion, semua sama | bayi yang ada di perut @ummualila sudah tak bernyawa
33. sepulang dari 3 dokter dan beberapa kali pemeriksaan medis | @ummualila kontan menangis agar bisa terima realita
34. anaknya harus dikuret, perlu uang 3 juta lagi | pertanyaannya dari mana? tabungan nggak ada? kerjaan nggak punya?
35. masyaAllah ternyata turunnya bantuan sekali lagi lewat papi-mami | kita dikasi pinjeman lunak (nggak tau sampe kapan bayarnya) 3 juta
36. kebayang nggak malunya lelaki? sudah nikah masih merepotkan orangtua? | rasanya nggak ada harganya, bener-bener hina
37. kita istighfar kepada Allah, taubat atas dosa | dan berpikir "ya Allah apakah aku sudah sebegitu takwanya sampai ujian seberat ini?"
38. tapi kita memahami setiap ujian tentu Allah sesuaikandengan hamba-Nya | begitulah cara Allah mendidik dan memuliakan kita
39. sepulang @ummualila dikuret, kita jatuh bangkrut lagi | apalagi yang mau dijual? masak mas kawin cincin juga mau dijual?
40. saya lupa ceritakan, saat nikah @ummualila punya motor honda impressa | dia beli second dengan harga 6 juta
41. motor itulah yang juga saya jual | honda impressa bobrok tapi motor dakwah | sudah ratusan kilo mengantar saya dakwah
42. honda impressa tahun 2000 | laku 3 juta saja sudah ok pic.twitter.com/rkPOQylb9e
43. "apakah manusia mengira mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS 29:2)
44. sering saya dan @ummualila mengais-ngais laci mencari keping-keping 500 | melengkapi lembar ribuan lusuh buat ditukar nasi padang
45. anak nggak jadi punya, penghasilan nggak ada | sedih sih iya tapi nggak sempet depresi, kita masih inget Allah
46. halqah terus dilanjut setiap minggunya | darimana uang bensin? | alhamdulillah saat itu saya dibayar 50.000/bulan mengajar kajian kitab
47. lebih dari 1.5 tahun setiap halqah | ketika ditanya musyrif (ustadz) "mana iuran untuk dakwah?" | saya jawab "afwan belum ada tadz"
48. bahkan tahun 2007 saya dapat jatah zakat | "lix, ini saya ada uang 400 ribu buat antum, semoga manfaat" | terdiam saya
49. terdiam bukan apa tapi mikir | mau nerima malu nggak nerima perlu | akhirnya saya jawab "jazakallah, Allah balas yang lebih baik"
50. dari situ saya mengetahui Allah memang Maha Memberi Rezeki | dan kebanyakan lewat tangan orang lain yang jarang kita syukuri
51. adakalanya saya berpikir "bener nggak jalan yang sudah saya pilih? jalan dakwah?" | apalagi saat ketemu sanak saudara yang udah kaya
52. ada yang sudah jadi kepala cabang, ada yang sudah jadi manager | sementara Felix? yang masuk Islam itu? gelandangan!
53. "terlalu idealis sih!" "kamu aneh sih, asuransi nggak mau, bunga nggak mau" | liat mereka sudah mapan semua, minder rasanya
54. bertemu dengan para ustadz kembali diingatkan | "terus kalau udah punya semua mau apa? inget lix, bedain mana sarana mana tujuan!"
55. sampai suatu hari saya masih inget juga | ada anak baru pindahan dari bogor ke JKT | saya ajak nemenin saya ngisi di senen
56. di boncengan motor belakang saya dia bilang | "mas, terus kalo mas nggak kerja dan dakwah mulu, keluarga makannya gimana?"
57. saya berusaha tenang, "bukannya nggak mau kerja mas, mungkin Allah belum kasih (dalam hati saya mengingat semua penolakan kerja)"
58. "tapi yakin deh, Allah pasti kasih jalan" | saya menutup diskusi itu, getir
59. sore itu dia menemani saya | jadi MC di acara kajian salah satu STIE di senen | waktu itu materinya "The Way To Belief"
60. sepulang kajian, direktur operasionalnya menemui saya | "ustadz Felix mau ngajar disini?"
61. kayak disiram air, dihati bersorak, alhamdulillah! | "bisa pak, insyaAllah bisa" | "ustadz Felix bisa ngajar apa?" | "apa aja pak!"
62. "ngajar Matematika Dasar bisa pak?" | "insyaAllah pak, kapan mulainya?" | "besok interview ya pak!" | ya Allah, secercah harapan
63. sepulangnya saya mampir di kramat kwitang, buku second murah | beli "Matematika Dasar" seharga 25.000 | saya pelajar ulangi
64. kelak modal 25.000 itulah saya jadi dosen favorit Matematika Dasar | dan mengantongi 2 juta honor pertama saya bulan depannya
65. Allah selalu kasih jalan selama Dia masih izinkan kita hidup | kalau sudah nggak dikasi berarti Allah pengen ketemu kita simpel kan
66. singkat cerita, waktu demi waktu kehidupan semakin membaik | ada jalan selama ada sabar, dan usaha terbaik
67. menikah pasti banyak halangan dan hambatan | karenanya ilmu agama wajib jadi bekal kedepan
68. penuhi kewajiban kepada Allah | juga penuhi hukum sebab-akibat di dunia
69. lelaki yang memahami agama | tentu nggak akan lemah terhadap dunia
70. uang bisa dicari bila ada ilmunya | ketidakpastian di masa depan pernikahan jadi ringan karena paham agama
71. dengan ilmu ujian jadi pelajaran | dengan ilmu kesulitan jadi penguat keimanan
72. singkat cerita (karena sudah mau isya) | harini 25/04/2013 | berlalu sudah 5 tahun semenjak saya jual motor istri saya
73. alhamdulillah hari ini saya bisa mengganti motor @ummualila | tunai tanpa leasing | ganti motor yang terjual karena lemahnya saya
74. hari ini bukan motor yang jadi cerita | tapi ucapan terimakasih atas segenap cinta
75. terimakasih @ummualila atas kesabaran dan penerimaan | atas kesempatan boleh memimpinmu dalam jalan kehidupan
76. demikian Allah beri ganti 4 anak atas 1 yang diambil | 3 di foto 1 di kandungan | dan kenikmatan tiada tara
sumber :
https://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw/photos/a.444868486350.234966.68040156350/10151581704451351/?type=1&theater
Langganan:
Postingan (Atom)