wanita biasa, yg ingin bahagia | Cuma kumpulan kopi paste, mengikat ilmu, kalo lupa tinggal nyari =)


Selasa, 10 Februari 2015

CHILDREN SEE CHILDREN DO


becos of emaknya bakul onlen
anak anak jadi biasa liat emaknya peking paket
naveed 5t jadi ikut ikutan =D
gak cuma mbungkusin, tapi juga ngasih alamat
xixixixxiixxi
nulisnya ngawur sangat ^_^ seingetnya dia
dua hari ini dia bungkusin paket terus
untungnya gak pake kertas kado stok emaknya



Rabu, 04 Februari 2015

AYAH

1| Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola

2| AYAH itu gelar untuk lelaki yg mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar 'membuat' anak

3| Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi

4| AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja

5| Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yg tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah

6| Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH ?

7| Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari umar bin khattab

AYAH durhaka bukan yg bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yg menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya

9| AYAH ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya

10| AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya

11| Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country

12| Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama ?

13| Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi

14| Banyak anak yg sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya

15| Semangat quran mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya'qub, Imron. Mereka adalah contoh AYAH yg peduli

16| Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata: Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH

17| Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAHnya bukan ibu. Nasab yg merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggungjawaban kelak

18| Rasulullah yg mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAHnya. Tapi nilai-nilai keAYAHan tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya

19| Nabi Ibrahim adalah AYAH yg super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi nabi

20| Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.

21| Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut

22| Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid

23| Harus ada sosok AYAH yg mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yg tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yg berkisah tapi AYAH

24| AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was was atau merasa terancam dengan hardikan

25| Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid

26| Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya

27| AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya

28| Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH 'kepala sekolah' tapi AYAH 'penjaga sekolah'

29| Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya

30| Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak

31| Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika

by : Ust Bendri Jaisyurrahman (@ajobendri)

Selasa, 03 Februari 2015

LOVE YOU.......

Pasangan-mu
Itulah Mengapa Allah Menikahkanmu Dengannya

Mungkin suamimu tak pandai berkata
Apalagi merayu dengan romantisme karya sastra...
Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya...
Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya...

Mungkin suamimu tak pandai berkata..
Tapi heningnya menahan kita banyak bicara..
Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara..
Sehingga keseimbangan suasana rumah tangga lebih terjaga..

Andai saja Allah ciptakan sebaliknya
Mungkin rumahmu bagai arena tarung laga
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Apalagi secantik selebritis di warta berita..
Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara
Yang terpancar dari jiwa yang terjaga...

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya
Yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha...
Namun meskipun besarannya begitu sederhana...
Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa..

Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta..
Yang dihormati dan dipuja bawahannya
Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa..
Ia mampu menjadi imam yg baik bagi keluarga

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa
Ah..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang masakannya selezat pujasera...
Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya
Memahat pribadi yang berkarakter mulia.

Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa
Yang terkadang masakannya itu-itu saja
Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta
Sehingga pemberianmu tak terhambur percuma
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya...
Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia..
Ah.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat kau melakukan semuanya
Tapi mungkin ia sabar membantumu... meringankan pekerjaan rumah tangga..
Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama..

Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya...
Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga...
Tapi mungkin ia sangat keras bekerja
Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya...

Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin banyak para gadis menanti dipinang nya
Jika suamimu terlalu sempurna...
Aaa.... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya...

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata...
Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika...
Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta
Terlahir dari rahimnya karena genetika...

Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja..
Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama..
Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama...
Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga
Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin engkau merasa tugasmu telah tertunai sempurna..
Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga
Aaa..... itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

Percayalah......
Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Sang Sutradara
Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya..
Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya...

Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya...
Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia...

Adalah hakmu jika engkau berharap khadijahmu menjadi lebih sempurna...
Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi muhammad baginya...

(copas status nasehat)

Naufal Naveed & Planet

naveed lagi tergila-gila sama planet.
Setelah didonlotin solar system, perbandingan ukuran planet. posisi matahari bumi bulan.
Mewarnainya juga minta planet terus.
Sampe tahap kesimpulan dia
Harusnya pesawat diem aja d atas bumi. Biar bumi yg berputar, begitu sampe di jawa, pesawatnya turun :v

ini lembar mewarnai si naveed & naufal
tinggal googling dengan keyword solar system atau planet
ditempelin di pintu & lemari


ini youtube yang di donlodin
perbandingan ukuran planet & matahari
https://www.youtube.com/watch?v=B4dK_083LrA
lagu tentang solar system
posisi matahari, bumi, bulan
https://www.youtube.com/watch?v=ToQ3k-jBIbk



Selasa, 13 Januari 2015

QUOTE

Enny Tjokro

Ketika melihat sendiri tidak sanggup memanjakan kalian dengan :
gadget serba mahal
mobil keren bergaya
memberikan kalian baju bagus
uang berlimpah
makanan serba enak mahal
les tuition serba mahal
seperti halnya orang tua lainnya..

selaku orang tua terkadang terbersit rasa sedih..
karena tidak sanggup memberikan fasilitas untuk anak tumbuh gembira seperti mereka

karena kalian kadang harus :
berhemat dan mengatur keuangan agar cukup uang jajan kalian kenyang makan siang di sekolah selama sebulan
bekerja part time demi menambah uang saku
berjualan kecil-kecilan untuk bisa makan enak dan senang-senang sekali sekala
naik angkutan umum berpanas dan hujan
tidak bisa tampil modis dan gaya

tapi saat ini ada hati seorang yang bernama ibu yang bahagia
melihat kalian meniti karir di saat yang lain masih menadahkan tangan pada orang tuanya untuk sekedar makan dan jajan
merancang masa depan kalian dengan investasi dan KPR di saat yang lain sedang sibuk kecanduan game online
menemani ibunda kalian dengan telaten di saat yang lain happy dengan teman sebayanya

hati seorang ibu yang bahagia dan tahu dia tidak salah mendidik. Walau tidak sanggup memberikan materi berlebihan tapi cinta dan doanya tidak pernah putus dalam diam

Laut yang tenang tidak akan menciptakan nahkoda yang tangguh
Doa dan cinta seorang ibunda selalu mengiringi setiap langkah anak-anaknya sampai kapanpun.

FROM A VERY PROUD MOTHER

Rabu, 17 Desember 2014

PARENTING

Hasil Pelatihan Pengasuhan Anak & Remaja bersama abah Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari di Berlin, 1 november 2014

Oleh : Sari Banon

-Bertengkar bagi nak anak adalah penting untuk persiapan masa depan nya

-Anak harus diajarkan menyelesaikan masalah sendiri, jika semua masalah disdlesaikan oleh orang tua, nanti anak akan kesulitan menyelesaikan konflik ketika dewasa

-Aturan inti soal meminta izin / meminta barang: setiap anak wajib meminta izin kepada semua orang, berlaku juga kakak kepada adik / orang tua kepada anak. Contoh-> Jika adik mengambil makanan kakak, padahal kakak tidak mengizinkan tidak diperbolehkan, maka WAJIB untuk adik mengembalikan makanan nya

-Penyebab kriminalitas semakin menjamur di indonesia karena tayangan tentang kriminalitas selalu dipertontonkan setiap saat

-4 bentuk sukses secara kasat mata 1. Harta 2. Tahta 3. Kata (dalam artian setiap perkataan nya didengar semua orang) 4. Cinta (dicintai semua orang)

-Ayah adalah kunci kesuksesan anak, jika diibaratkan ibu adalah madrasah/sekolah, maka ayah adalah kepala sekolah nya

-50-80% potensi hidup manusia berkembang ketika usia kurang dari 7 tahun

-Hukum bermain bagi anak pada rentang usia 0-7 tahun adalah WAJIB. Tidak diperbolehkan mengharuskan anak belajar membaca dll pada usia ini, termasuk belajar mengaji (kecuali menghapal Al-quran). Bebaskan anak bermain sepuasnya, asal mengikuti 3 aturan: 1. Tidak membahayakan dirinya sendiri 2. Tidak merugikan orang lain 3. Tidak melanggar hukum agama & negara. Jika aturan di atas dilanggar, maka wajib tegas kepada anak dengan memberikan sanksi yang jelas & tidak plin plan.

-Ketika dewasa, Keuntungan anak yang sering bermain, terutama bermain di luar bersama teman teman nya: 1. Mempunyai skill komunikasi yang baik 2. Dapat bekerja sama dengan orang lain

-Anak yang kurang bermain akan mempunyai tutur kata yang menyakitkan & sulit diatur ketika dewasa

-Anak harus dibiasakan curhat dengan orang tua, supaya nanti ketika dewasa dapat bertahan di lingkungan yang buruk

-Pria 2 kali lebih rentan melakukan bunuh diri, karena anak laki laki identik harus bisa memendam perasaan

-Anak yang sudah akil baligh, sudah waktunya mapan tapi masih merepotkan orang tua (bahasa kasar nya (maaf), cuma jadi benalu), diwajibkan untuk hijrah ke tempat lain demi keselamatan diri nya sendiri & menghilangkan ketergantungan dengan orang tua

-Penyebab anak mengecewakan orang tua: karena ketika kecil mereka sering dikecewakan oleh orang tua mereka

-4 teori perilaku anak 1. Teori dosa asal (dosa nabi adam)-> setiap anak ketika lahir sudah membawa dosa (negatif) 2. Teori behaviorisme-> setiap anak yang lahir tidak membawa apa apa (kosong/netral) 3. Teori psikoanalisa-> setiap anak lahir dengan membawa kecenderungan menjadi pribadi yang negatif atau positif, tergantung alam bawah sadar mereka (positif atau negatif, tergantung keadaan) 4. Teori fitrah-> setiap anak lahir dalam keadaan fitrah & menyukai kebaikan (positif)

-Penyebab anak tidak patuh kepada orang tua: ketika kecil semua kemauan nya selalu dituruti & tidak ada nya batasan tegas soal permintaan anak

-Anak yang rasa penasaran nya dijaga semenjak kecil (semua pertanyaan nya dijawab, kalaupun orang tua belum tahu jawab nya sebaiknya orang tua bilang akan berusaha mencari jawaban nya) akan mempunyai keyakinan yang kuat, semisal dalam hal keyakinan beragama

-Dosa berbohong kepada anak, dosa nya sama dengan berbohong kepada orang dewasa

-Trik tegas kepada anak ketika anak merengek rengek di tempat umum: tinggalkan & jangan lihat mata nya

-Manusia disunnahkan berbicara, karena anak yang selalu diam lebih rentan menjadi anak yang bermasalah dibandingkan anak yang suka bicara

-Jenis curhat dilihat dari umur anak 1. 0-7 tahun: minimal 30 menit sehari & setiap hari. Bisa dengan cara bercerita, bermain diluar dll 2. >7 tahun: luangkan minimal 3 jam (setelah belajar) per minggu untuk mendengar semua keluhan anak, tetapi harus bersifat privasi (tidak dengan kakak adik nya, bahkan hanya dengan ayah / ibu). Bisa dilakukan sambil bermain berdua

-Salah satu penyebab utama anak tidak dekat dengan orang tua: orang tua secara tidak sadar telah menjatuhkan harga diri anak melalui nasehat2 yang over dosis & tidak pada waktunya. Hal ini menyebabkan anak tertekan & tidak mau berlama lama dengan orang tua nya

-Besar intervensi orang tua kepada anak menurut umur: 1. >18 tahun = 10% 2. 15-18 tahun = 40% 3. >12 tahun = 60% 4. 0-12 tahun = 100% Ini berarti, orang tua hanya punya kesempatan selama 12 tahun untuk bisa bersama anak

-Penyebab anak terpengaruh teman: 1. Orang tua menyampaikan nasehat dengan cara yang salah 2. Anak dinasehati ketika dia terkena masalah tanpa didengar dulu curhatan nya 3. Orang tua terlalu sibuk dengan urusan nya sendiri

-Anak yang diam ketika dinasehati setelah melakukan kesalahan hanyalah bentuk penyelamatan diri

-Pola asuh anak tidak cukup dengan teladan, teladan hanya berpengaruh 20% sisa nya dengan pendekatan2

-Pendidikan pesantren bagi anak: 1. Umur SMA : ideal 2. Umur SMP : bagus 3. Umur SD atau bahkan TK : sangat tidak disarankan

-Unsur disiplin adalah ketegasan dalam membuat aturan, bukan ditekankan pada kekerasan dalam bertindak

-Kekerasan orang tua pada anak bersumber dari terlalu banyak kata kata yang keluar untuk anak, ditambah dengan masalah yang ada sebelumnya

-Cara menerapkan anak tata krama (seperti meminta maaf, meminta izin) adalah dengan diulang ulang & diberi sanksi jika ada pelanggaran