http://www.surya.co.id/2009/04/04/kopi-bahaya-untuk-penderita-kejang-demam.html
Penyakit kejang demam adalah kejang yang terjadi pada saat suhu tubuh meningkat. Kejang ini pada umumnya timbul dalam 16 jam saat panas. Lamanya kejang kurang dari 15 menit. Setelah kejang penderita sadar, kadang mengantuk.
Kejang demam ini pada umumnya timbul pada umur enam bulan sampai enam tahun dengan puncaknya pada umur 14 bulan - 18 bulan. Menurut catatan didapatkan faktor keturunan dari keluarga yang menderita sakit kejang demam.
Cara mencegahnya, sebaiknya membawa penderitanya ke dokter spesialis anak setempat untuk meminta resep obat penurun panas dan obat antikejang sebagai persediaan di rumah.
Untuk pertolongan pertama bagi penderita panas:
- Beri obat penurun panas dan antikejang segera.
- Bila suhu tubuh meningkat, beri obat antikejang yang diberikan melalui anus (dubur). Perlu diketahui sekarang ada obat penurun panas dan antikejang yang diberikan lewat anus yang kerjanya cepat.
- Kompres badannya dengan air.
- Buatlah suhu ruangan yang sejuk, dapat menggunakan AC.
- Jika anak tambah menggigil, ujung tangan dan kakinya dingin, beri sarung tangan dan kaus kaki.
- Tak dianjurkan menyelimuti badan anak dengan selimut yang tebal karena panas badannya malah akan meningkat.
- Tak dianjurkan mengoleskan minyak apapun pada badan anak karena malah minyak akan menutup pori-pori kulit yang mengakibatkan panas badan tidak bisa keluar.
- Dianjurkan minum air karena kebutuhan air akan meningkat pada suhu badan yang meningkat. Dengan banyak minum, panas akan keluar bersama air keringat, kencing dan pernapasan.
Tak dianjurkan memberi minum kopi karena kopi akan menyebabkan detak jantung berdebar-debar dan anak tidak bisa tidur. Padahal pada anak yang badannya panas detak jantungnya sudah meningkat. Kopi tidak mencegah timbulnya kejang.
Segera bawa ke dokter untuk mendapat pertolongan lebih lanjut. Penyebab kejang demam pada anak umumnya infeksi saluran napas dan tenggorokan, disebabkan bakteri dan virus serta infeksi telinga.
Anak yang sakit kejang demam jarang menjadi epilepsi. Penyakit kejang demam akan menghilang pada usia enam tahun. Faktor risiko kejang menjadi sakit epilepsi antara lain bila timbulnya kejang pertama sebelum umur enam bulan; kejang yang lamanya lebih dari 15 menit; kelainan pertumbuhan dan syaraf pada penderita; adanya anggota keluarga yang menderita epilepsi. Perlu dicegah jangan sampai kejang berulang karena dapat menimbulkan kelainan motorik, gangguan mental, dan berfikir. Dr Agus Harianto SpA(K) – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur.