wanita biasa, yg ingin bahagia | Cuma kumpulan kopi paste, mengikat ilmu, kalo lupa tinggal nyari =)


Sabtu, 10 Oktober 2009

Khasiat Roti

SUMBER :

http://ijes.blog.friendster.com/category/uncategorized/

Senin, Mei 28th, 2007

Tak perlu diragukan, roti memang praktis untuk hidangan sarapan atau bekal “sekolah” si kecil. Apalagi, roti makin mudah didapat, dan variasinya pun semakin beragam. Mulai dari roti yang dijual tukang roti keliling sampai bakery ala Prancis / ala Amerika yang dipajang di bakery .

Nilai gizi roti

Secara umum roti dibedakan atas roti tawar dan roti manis.Roti tawar dapat dibedakan lagi atas roti putih ( white bread ) dan roti gandum ( whole wheat bread ). Sedangkan roti manis sendiri dibedakan atas dasar bahan pengisinya, seperti roti isi pisang, nenas, kelapa, daging sapi, daging ayam, sosis, coklat, keju, dan lain-lain.

Dibandingkan dengan 100 gram nasi putih atau mi basah, maka 100 gram roti memberikan energi, karbohidrat, protein, kalsium, fosfor dan besi yang lebih banyak. Sebagai menu sarapan atau bekal “sekolah” si kecil, biasanya roti disajikan bersama susu dan telur goreng atau dadar. Menu ini akan meningkatkan perolehan zat gizi, khususnya protein yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak balita.

Di dalam kelompok bakery , roti merupakan produk yang paling pertama dikenal dan paling populer hingga saat ini. Komposisi roti tawar umumnya terdiri dari: 57% tepung terigu; 36% air; 1,6% gula; 1,6% shortening (mentega atau margarin); 1% tepung susu; 1% garam dapur; 0,8% ragi roti ( yeast ); 0,8% malt dan 0,2% garam mineral.

Gula, walaupun dalam jumlah sedikit perlu ditambahkan ke dalam adonan roti. Hal ini karena gula berperan sebagai bagi pertumbuhan ragi roti (Saccharomyces cereviseae ) untuk dapat menghasilkan gas karbondioksida (CO 2 ) dalam jumlah yang cukup untuk mengembangkan adonan secara optimal.

Tabel. Komposisi Gizi Roti Dibanding Nasi dan Mi Basah per 100 gram Bahan zat GiziRoti putih , Roti cokelat , Nasi , Mi basahEnergi (kkal) 248 , 249 , 178 , 86Protein (g) 8.0 , 7.9 , 2.1 , 0,6Lemak (g) 1.2 , 1.5 , 0.1 , 3.3Karbohidrat (g) 50.0 , 49.7 , 40.6 , 14.0Kalsium (mg) 10 , 20 , 5 , 14 ,Fosfor (mg) 95 , 140 , 22 , 13Besi (mg) 1.5 , 2.5 , 0.5 , 0.8Vitamin A (SI) 0 , 0 , 0 ,0Vitamin B1 (mg) 0.10 , 0.15 , 0.02 , 0Vitamin C (mg) 0 , 0 , 0 , 0Air (g) 40 , 40 , 57 , 80Sumber: Direktorat Gizi, Depkes RI (1992)

Gara gara naufal g mau makan, akhirnya ibu searching lagi ttg menu MPASI. eh nemu ttg roti tawar. loh... kok bisa? bukannya roti tawar itu masih ada garam n gula?  gabunglah ibu sama milis MPASIRUMAHAN. setelah konsul dengan mbak INTA dijelasinlah kalo garam n gula pada roti tawar itu fungsinya BUKAN sebagai PERASA. tapi sebagai pembantu proses pembuatan roti. sama seperti keju. alhamdulillah.... lega deh (keju berarti boleh dong walaupun bukan yg unsalted? ;) tapi, kalo ada yg unsalted pasti beli yg unsalted kok. hihihi....)