| Persiapan setelah melahirkan - IMD secara langsung minimal 1 jam setelah kelahiran.
- Perbanyak kontak kulit dengan bayi.
- Istirahat yang cukup, relaks, dan fokuskan diri Anda untuk memantapkan kegiatan menyusui.
- Tingkatkan pasokan ASI Anda denganmenyusui bayi sesuai dengan pemintaan.
- Perah ASI di sela-sela setelah menyusui.
- Hindari pemberian ASIP menggunakan dot, karena berisiko terkena gejala “bingung puting”.
- Belajar untuk memberikan ASIP kepada bayi dengan menggunakan metode selain dot: cangkir, pipet, sendok kecil, dsb.

- Pilih dan latih pengasuh bayi yang juga mendukung pemberian ASI.
- Mantapkan teknik memerah ASI dengan tangan, atau menggunakan pompa ASI.
- Mulai menabung ASIP 1 bulan sebelum mulai masuk kerja. Simpan ASIP sesuai dengan tata cara yang benar.
- Konfirmasikan kembali dengan pihak kantor / atasan anda mengenai rencana Anda untuk tetap memberikan ASI. Serta informasikan jadwal dan lokasi Anda akan memerah ASI.
- Jika memungkinkan, gunakan 1 hari untuk uji coba meninggalkan bayi di rumah dengan pengasuh, dan Anda melakukan aktifitas perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya . Serta aktifitas memerah dan menyimpan ASIP di tempat kerja.
Persiapan ketika sudah kembali bekerja - Pertimbangkan untuk kembali bekerja pada hari Kamis, agar lebih mudah bagi Anda dan bayi untuk menyesuaikan ritme baru, karena hari sabtu sudah bisa bersama lagi.
- Persiapkan segala kebuthan esok hari, pada malam hari sebelumnya.
- Susui bayi Anda sebelum berangkat ke kantor.
- Usahakan agar perpisahan dan pertemuan kembali dengan bayi dilaksanakan dalam suasana gembira.
Ketika berada di kantor: - Perah atau pompa ASI sesuai jadwal menyusu bayi Anda atau minimal dalam rentang waktu 3 jam.
- Perah atau pompa ASI secara teratur sesuai dengan jadwal dan sebelum payudara Anda terasa penuh.

- Gunakan cara yang benar untuk menyimpan dan mengangkut ASIP.
- Pastikan bahwa pengasuh bayi Anda mengeri tata cara pemberian ASIP yang benar.
- Minta kepada pengasuh bayi Anda untuk tidak memberikan ASIP ketika anda sudah dekat rumah.
- Susuilah bayi Anda ketika sudah kembali pulang, pada malam hari, di akhir pekan dan setiap saat Anda sedang bersama bayi.
- Minta dukungan sesama rekan kantor dalam upaya anda untuk terus memberikan ASI.
- Carilah sesama ibu bekerja yang juga menyusui untuk saling tukar pendapat pengalamam dan saling mendukung.
http://aimi-asi.org/2010/10/orang-tua-bekerja-pun-bisa-sukses-memberi-asi-eksklusif/
|