wanita biasa, yg ingin bahagia | Cuma kumpulan kopi paste, mengikat ilmu, kalo lupa tinggal nyari =)


Rabu, 07 Maret 2012

DONGENG bunda Wati

Dear mama Aby and all

thx buat semua yang sudah membantu mama Aby
saya boleh nimbrung - boleh ya dongeng sedikit

semua anak (termasuk kalian ketika kecil dulu) - pasti pernah pilek
Nah pileknya apa nih?
common cold - kan ya

Sudah baca kan guideline common cold?

1. Penyebabnya virus
Oleh karena itu - TIDAK ada obatnya
Juga tidak perlu mengkonsumsi apa yang sering dikalim sebagai "anti virus"
Virus kan self limiting

2. Bahayakah?

Kalau kita baca di mayoclinic, disebutkan - balita memang kerap 
mengalami ISPA virus (common cold, influenza)
Namun ... penyakit nya balita umumnya ringan, self limiting (sembuh 
sendiri) ... bahkan merupakan salah satu mekanisme untuk menstimulasi 
sistem imun si anak
Nanti di atas usia 6-7 tahun, anak mulai jarang "sakit" karena daya 
tahan tubuhnya sudah kuat

3. Bagaimana menanganainya? Kan kasihan - gak bisa tidur - susah nenen 
- gak mau makan - gelisah - dst dst

Biasanya itulah yang dikeluhkan para Ibu
Solusinya sebetulnya sederhana, gendong, peluk, tidurkan tengkurap di 
dada kita, menyusu lebih sering tetapi dengan porsi kecil-kecil (small 
frequent feeding)

kalau demam, rewel luar biasa, boleh berikan parasetamol
TITIK!
Maksudnya?
ya tidak perlu dan please jangan berikan obat batuk atau obat pilek
(sudah sering ya dibahas di milis - silakan lihat meta-analisisnya di 
Cochrane)
Selain tidak terbukti efektif, risiko efek sampingnya besar
Di negara maju, sudah dilarang memberikan obat pilek batuk buat anak 
kurang dari usia 6 tahun
Naaah ---- ketika cc nya tidak bahaya vs obatnya yang potensial ada 
risiko efek samping ... hayooo ... kasihan yang mana?
Kalau boleh usul - kita re-set mind set kita terkait "kasihan" dan "gak tega"

Ingusnya kental?
Kan kalau mau sembuh memang harus lewat fase itu
Kan ingus sih pasti keluar ....
Kan ingus tidak bahaya ya ...

butuh NaCl
saya sudah sering posting
sebetulnya, gak dikasih NaCl juga gak papa
NaCl tidak mempercepat penyembuhan
NaCl tidak membantu meringankan "derita" si anak

Kalian pernah kah saat cc - pakai NaCl, Breathy, atau Sterimar dll?
Enak kah rasanya?
Nyaman kah?

saya pribadi - tidak pernah membeli tetes hidung di atas
Gak enak lho rasanya ketika hidung ditetesi NaCl dkk tsb
Ngamuk deh (kayak anaknya Inta ya hehehe)

Dear all
ada hal yang memang sejatinya "complex" (mis, tes darah, mencurigakan 
thalassemia, lalu Hb analisis - normal; apakah yakin bukan trait 
thalassemia? kok MCV nya kecil banget? Apakah perlu uji DNA untuk 
singkirkan thalasemia alfa - lihat kasus mbak nonik andya-c) -
Contoh lain yang bisa gak mudah: menegakkan diagnosis ISK - ketika 
urin sample di Indonesia kan tidak pernah di "collect" dengan kateter 
... apalagi SPA - tidak pernah kan

tetapi banyak hal yang memang sejatinya sederhana - sejatinya "crystal clear"
salah satunya ya ISPA cc ini

Jadi teringat saat di-interview Pak Wimar Witoelar
Beliau "nyamber"
"bu, orang Indonesia tuh memang suka kepingin canggih tetapi tidak 
pada tempatnya"
lalu beliau kasih contoh al soal pemakaian suplemen dll

Kadang saya juga suka tercenung
Heran dan bingung
Mengapa sulit sekali buat sebagian besar parents di indonesia untuk 
menerima kenyataan bahwa ... ada banyak penyakit yang memang tidak ada 
obatnya - atau - tidak butuh obat.

Ketika - pasien expat saya di Jakarta - tenang-tenang saja anagknya 
bumpet meler batuk dan demam
weel - here we go again docs
my kids been having this viral infection on and off
seems that the virus is moving circling around us - hahaha

gitu katanya ...

Orang kita?
susah terima bahwa bener2 nih gak ada obatnya? (sounds too simple?)
Jadi didiemin aja?
saya: ya gak didiemein lah Bu
kan dirawat, digendong, ditelateni minumnya, di mpuk mpuk, dipijet dll dll
Tentunya sambil diobservasi
Tidak ada obat= didiemin (buat sebagian parents - hopefully bukan 
parents di milis sehat, kan sudah belajar EBMnya cc)

Jadi ... kalau boleh kembali mengingatkan
Kita kan di milis ini belajar perihal RUM - perihal tatalaksana yang 
appropriate (EBM); bukan anti obat, bukan anti antibiotik, bukan anti 
rawat inap dll


1. RUM is about protecting patients from over-under-mistreatment

2. RUM is about appropriate treatment (5 pillars of appropriateness) incl COST

3. RUM should be implemented based on evidence (EBM) by being 
compliance to associated guideline (kalau cc ya sesuai guideline CC nya)

4. Kalau masih penasaran, coba oprek cochrane - ada kah meta-analisis 
tetes hidung NaCl or air garam ini?

terakhir
mohon maaf jika tak berkenan
Sekedar ikut curhat kegundahan melihat sulitnya kita menerima sesuatu 
yang sifatnya "sederhana"
Padahal - mengutip Steve Jobs almarhum

Simplicity is the ultimate sophistication

kalau baca biografinya beliau
luar biasa bagaimana dia meraih cita-cita yang diupayak "sarat 
perfection" tetapi simple and full of purity

selamat tidur
(masih mau utak atik slide jogja dan slide pesat sekolah AlJabr)

sekali lagi
maaf jika tak berkenan
maaf juga dongengnya rada panjang hehehe

wati