wanita biasa, yg ingin bahagia | Cuma kumpulan kopi paste, mengikat ilmu, kalo lupa tinggal nyari =)


Rabu, 23 Juni 2010

FAKTA : BAHWA DHA SULIT DISERAP BAYI, JANGAN TERPENGARUH IKLAN SUSU

sumber :


http://www.facebook.com/notes/ratih-hermanto/fakta-bahwa-dha-sulit-diserap-bayi-jangan-terpengaruh-iklan-susu/419985825819





Kalau ada yg praktis, sehat, alami, murah, segar, kenapa harus
repot-repot???





Tingkat konsumsi Docosahexanoic Acid ( DHA ) yang berlebihan akan


membahayakan metabolisme tubuh. Sebab tubuh terpaksa dibebani pekerjaan


yang lebih berat untuk*/ /*mengeluarkan asam lemak esensial tersebut.





*/ /*





Spesialis penyakit anak Dr. Utami Roesli*/ /*MBA, mengutip hasil


penelitian yang dilaksanakan di Australia, Amerika Serikat maupun Eropa,


bahwa di tiga kawasan negara maju ini, belum dihasilkan efektifitas dari


penambahan DHA dalam produk susu maupun makanan bayi dan anak-anak


termasuk*/ /*untuk ibu hamil.





"Jadi belum ada anjuran untuk menambahkan unsur asam linoleat dan asam


linolenat itu ke dalam susu", ujarnya kepada Media, kemarin di Jakarta .


Lebih jauh ditegaskan, seperti juga lemak susu sapi, maka asupan DHA


tsb. tersebut bukan merupakan ikatan rantai panjang, sehingga masih


sulit diserap oleh pencernaan bayi.





Terlebih lagi, katanya, karena susu yang akan dikonsumsi ini harus


dibuat dengan menggunakan air panas hingga mengalami proses pemanasan.


Akibatnya, aktifitas enzim desaturase dan elongase yang memfasilitasi


pembentukan DHA dalam tubuh secara otomatis hancur.





Karena itu, Utami,sebagai pakar air susu ibu ( ASI )* *menngingatkan
kepada masyarakat,


khususnya kaum ibu, supaya jangan terpengaruh terhadap iklan susu dan
makanan pendamping ASI yang mengandung DHA dengan iming-iming mampu
meningkatkan kecerdasan bayi. "Asam lemak esensial tersebut justru cukup
terkandung dalam ASI , bahkan unsur DHA -nya tergolong ikatan rantai


panjang yang sangat mudah diserap pencernaan bayi", ujarnya.





Karena itu dia menganjurkan agar bayi diberikan ASI sejak lahir sampai
umur 4 bulan, karena asam lemak ASI juga terdiri dari asam arakidonat.





"Berarti, kandungannya melebihi unsur*/ /*asam linoleat dan asam
linolenat". Setelah empat bulan, katanya, bayi dapat diberikan tempe
yang mengandung pula asam linoleat maupun asam linolenat karena


lemaknya*/ /*termasuk ikatan rantai panjang. Utami menjelaskan, setelah
mencapai umur enam bulan, bayi juga dapat diberikan ikan laut, yang
secara alami mengandung pula kedua asam lemak itu tanpa harus
mengonsumsi susu formula. Menyesatkan Ketua Lembaga Peningkatan
Penggunaan ASI Rumah Sakit Saint Carolus ini mengakui, semboyan "Empat
Sehat Lima Sempurna
" yang berlaku sejak dulu dinilai telah menyesatkan
masyarakat.





"Orang beranggapan konsumsi makanan sehari-hari belum sempurna jika
tidak minum susu. Susu bukan berarti tidak penting, namun bukan
segala-galanya", tegasnya lagi. Dia bahkan melihat iklan susu


maupun makanan bayi dan anak-anak yang diimplementasi dengan DHA
cenderung menyesatkan masayarakat, karena produsen memanfaatkan
kebodohan konsumen yang tak memahami manfaat sesungguhnya dari unsur
tambahan tersebut. Sementara, kalangan spesialis gizi di*/ /* Indonesia


umumnya menyatakan masih awam terhadap kandungan DHA dalam*/ /*susu.





Karena sampai sejauh ini, belum pernah dilakukan penelitian tentang
manfaatnya. Dokter Soebagyo Sumodihardjo MSc, pakar gizi dari bagian
Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia , mengungkapkan
pihaknya baru mengetahui*/ /*hal itu dari media massa .





Ketika ditemui Media usai pembukaan lokakarya "Pemerataan serta
Peningkatan Pemanfaatan Lulusan Pendidikan Tenaga Kesehatan di Sektor
Non-Departemen Kesehatan dan Kesejahteraaan Sosial" kemarin di Jakarta ,
dia belum bersedia dimintai komentarnya. "Saya baru mengkliping dan
belum membaca literatur", ujarnya. Dia berjanji memberitahukan hal
tersebut seminggu kemudian setelah segala informasi dikumpulkan dari
berbagai sumber.





Spesialis Anak Dr. Sri S. Nasar sebelumnya menginformasikan bahwa
overdosis DHA pada manusia, sejauh ini*/ /*baru terlihat dialami orang
Eskimo yang banyak* *mengkonsumsi ikan laut. Dikatakan bahwa gejalanya
berupa perdarahan, mirip flek-flek berwarna kebiruan di kulit.





"Efek yang lain baru ditemukan pada monyet maupun tikus, tapi gejalanya
berbeda". (Rse/V-1)